PKB Jateng Dorong Peningkatan Insentif Guru Ngaji dan Pengajar di Ponpes

Ilma De Sabrini
Guru mengajarkan anak-anak mengaji. (Foto: Dok iNews).

SEMARANG, iNews.id - Fraksi PKB di DPRD Jawa Tengah (Jateng) mendorong pemerintah untuk meningkatkan insentif guru madrasah diniyah dan guru-guru pondok pesantren. Sebab, peranan mereka dinilai sangat penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Ketua Fraksi PKB DPRD Jateng, Sarif Abdillah mengatakan, kebreadaan mereka sepatutnya mendapat apresiasi. Karena itu pihaknya akan fokus membangun komunikasi dengan eksekutif mengenai rencana tersebut.

"Salah satu apresiasi untuk mereka dengan meningkatkan insentifnya," kata Sarif kepada wartawan di DPRD Jateng, Kota Semarang, Rabu (23/10/2019).

Setelah membuka komunikasi, langkah selanjutnya yakni merumuskan mekanisme lebih lanjut dan mengawalnya secara serius. Apalagi, mengacu pada data BPS 2015, jumlah santri di Jawa Tengah mencapai 507.853 orang.

Menurut dia, jumlah tersebut cukup besar dalam menentukan tingkat indeks pembangunan manusia (IPM) dan angka partisipasi kasar (APK) Jateng. Sedangkan guru ngaji merupakan garda terdepan pembangunan karakter anak.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Guru Ngaji di Klaten Cabuli 2 Putri Kandung Sekaligus, Terungkap dari Diary Korban

57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun di Turunan Exit Tol Bawen, Truk Tronton Rem Blong Tabrak 3 Kendaraan

57 tahun lalu

Kebakaran Gedung Metro Sport Center Semarang, Pengunjung Panik Terjebak di Balkon Lantai 2 

57 tahun lalu

Polda Jateng Bongkar Kasus TPPU Modus Investasi Fiktif Sarang Walet, Korban Rugi Rp78 Miliar

57 tahun lalu

Mudik Lebaran 2026, Tol Bawen–Ambarawa Dibuka Fungsional Pukul 06.00–17.00 WIB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal