"Dari angka ini pasti ada peran-peran besar dari para guru yang ada," ujarnya.
Dari guru ngaji inilah, karakter generasi penerus bangsa dapat memahami dan mengerti nilai awal sesuatu yang benar maupun salah secara utuh dan menyeluruh.
"Norma etika dan tata krama juga dibentuk dari madrasah dan ponpes," jelasnya.
Pendidikan karakter dan nilai-nilai nasionalisme, kata Sarif, saat ini mutlak menjadi prioritas dalam membangun SDM. Sehingga generasi ke depan benar-benar menjadi generasi yang tidak hanya menguasai aspek kognitif saja.