CILACAP, iNews.id - Petani muda asal Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) sukses menjual benih sayur gendot yang dikenal masyarakat dengan nama genjer. Rizal mencoba membudidayakan benih gendot di tahun 2018.
Upaya Rizal membudidayakan bibit ini terbilang sederhana. Dia mengambil biji yang sudah tua kemudian dikeringkan. Ternyata benih yang dia produksi berhasil tumbuh subur dan mulai banyak permintaan dari sekitarnya. Tidak lebih dari 2 tahun upayanya inipun kini telah membuahkan hasil.
Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Cilacap mencatat frekuensi pengiriman benih gendot menunjukan tren meningkat. Pada tahun 2019, Rizal baru dapat mengirimkan dua kali benihnya dengan tujuan Sumatera saja. Kini selama Januari hingga pertengahan Mei tahun 2020 sudah 40 kali. Tujuan pengiriman antarwilayahnya pun sudah mulai merambah ke Kalimantan dan Nusa Tenggara Timur.
"Tumbuhnya pelaku usaha di bidang agribisnis menjadi salah satu program yang kami galakkan. Hal ini sejalan dengan Gerakan Tigakali Lipat Ekspor yang digagas Menteri Pertanian, " kata Kepala Karantina Pertanian Cilacap Puji Hartono saat menyerahkan sertifikat karantina kepada Rizal.
Sebanyak 25 gram biji gendot ini telah diperiksa dan dijamin kesehatan dan keamanannya oleh pejabat karantina dan dapat dilalulintaskan ke Kabupaten Kampar, Riau. Menurut Puji, benih gendot sebagai media pembawa hama dan penyakit tumbuhan ini telah dinyatakan bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT).