Pedagang Pasar di Kudus Belum Jual Minyak Goreng Sesuai HET, Ini Alasannya

Antara
Minyak goreng yang tersedia di pasar tradisional Kabupaten Kudus. Foto: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.

"Terkadang mendapatkan lima karton minyak goreng atau 60 liter, namun dalam sehari bisa habis karena selama ini pelanggannya pemilik warung makan yang setiap hari membutuhkan minyak goreng dalam jumlah banyak," ujarnya.

Untuk itu, dia berharap pasokan minyak goreng diperbanyak agar harga jualnya juga bisa sesuai HET dan tidak perlu lagi ada aksi borong dari masyarakat karena stok tersedia aman.

Hal senada juga diungkapkan pedagang lainnya, Selasih. Dia mengakui stok minyak goreng masih tersedia cukup. Namun pembeliannya harus belanja produk lainnya karena kulakannya juga dipaket dengan produk lainnya.

Salah satunya, minyak goreng yang tersedia dipaket dengan produk minuman energi, serta ada yang dipaket dengan minyak fisioterapi.

Ia berharap pemerintah memperbanyak stok minyak goreng dengan HET, sehingga tidak ada kekhawatiran masyarakat maupun pedagang di pasar tradisional ketika stok minyak goreng memang tersedia cukup.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mahasiswa Pendaki Puncak Argopiloso Jatuh ke Jurang, Begini Kondisinya

57 tahun lalu

Geger Peredaran Uang Palsu Jutaan Rupiah di Tuban, 3 Pelaku Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Duh! Perempuan Paruh Baya di Tuban Belanja Pakai Uang Palsu di Pasar, Nyaris Diamuk Massa

57 tahun lalu

Kecelakaan di Bangkalan, Mobil Boks Muatan Minyak Goreng Tabrak Pohong hingga Terguling

57 tahun lalu

Truk Tangki Tabrak Rumah di Sumedang, Warga Berebut Tumpahan Minyak Goreng

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal