Pedagang Pasar di Kudus Belum Jual Minyak Goreng Sesuai HET, Ini Alasannya

Antara
Minyak goreng yang tersedia di pasar tradisional Kabupaten Kudus. Foto: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.

KUDUS, iNews.id - Sejumlah pedagang di pasar tradisionalKabupaten Kudus belum bisa menjual minyak goreng sesuai harga eceran tertinggi (HET). Alasannya, mereka kulakan harus membeli secara paket dengan komoditas lain.

Salah satu pedagang sayur mayur di Pasar Bitingan Kudus, Tutik Asiani mengatakan, minyak goreng yang diperoleh dibeli secara paket dengan komoditas lain. Di antaranya, ada yang dipaket dengan produk santan kemasan.

Setelah itu, baru bisa mendapatkan minyak goreng yang selama ini dijual sesuai HET sebesar Rp14.000 per liter. Karena dibeli secara paket, maka harga jual minyak goreng otomatis dijual dengan harga lebih tinggi dari HET. 

Di antaranya ada yang dijual dengan harga Rp16.000 per liter tanpa paket dengan komoditas lain. “Jika saja kulakannya tidak secara paket, maka harga jual minyak gorengnya juga bisa sesuai HET,” kata Tutik Asiani, Senin (14/3/2022). 

Meskipun demikian kulakan minyak goreng tetap dibatasi, sehingga dirinya tidak memiliki stok karena sudah habis dibeli pelanggan.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mahasiswa Pendaki Puncak Argopiloso Jatuh ke Jurang, Begini Kondisinya

57 tahun lalu

Geger Peredaran Uang Palsu Jutaan Rupiah di Tuban, 3 Pelaku Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Duh! Perempuan Paruh Baya di Tuban Belanja Pakai Uang Palsu di Pasar, Nyaris Diamuk Massa

57 tahun lalu

Kecelakaan di Bangkalan, Mobil Boks Muatan Minyak Goreng Tabrak Pohong hingga Terguling

57 tahun lalu

Truk Tangki Tabrak Rumah di Sumedang, Warga Berebut Tumpahan Minyak Goreng

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal