“Poin yang perlu dibangun Indonesia melalui kegiatan bilateral maupun multilateral, yaitu sharing informasi dengan negara lain, membangun kapasitas dan kepercayaan dengan negara lain dan membangun interoperabilty kerja sama dengan negara lain,” kata Panglima TNI.
Setelah menghadiri Reuni TNI-Polri, Panglima TNI meresmikan Monumen Alutsista TNI-Polri di Lembah Tidar, Magelang. Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa rekan-rekan TNI-Polri Angkatan 1986 tidak akan pernah lupa dengan yang namanya Lembah Tidar apalagi Lapangan Sapta Marga. “Itu adalah kenangan yang dialami oleh seluruh Perwira TNI-Polri,” ucapnya.
Reuni TNI-Polri Angkatan 1986 diikuti oleh 414 Perwira terbagi empat angkatan, terdiri atas 165 perwira AD, 52 perwira AL, 49 perwira AU dan 148 perwira Polri.
Turut hadir sebagai peserta reuni Angkatan 1986 di antaranya, Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna,Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Staf Khusus Kasal Laksda TNI Tri Wahyudi Sukarno, Gubernur Akmil Mayjen TNI Eka Wiharsa, Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen Pol Chairul Noor Alamsyah.