Omzet Penjualan Turun, Pedagang Minyak Goreng di Salatiga Pasrah

Angga Rosa
Kebutuhan pokok yang dijual di Pasar Raya Salatiga. Foto:Ist

SALATIGA, iNews.id - Sejumlah pedagangbarang kebutuhan pokok di Pasar Raya Salatiga mengeluhkan tingginya harga minyak goreng, baik curah maupun kemasan. Kenaikan harga berdampak terhadap omzet penjualan yang menurun. 

Sejak harga minyak goreng kemasan menembus Rp25.000 per liter, omzet penjualan para pedagang anjlok. Tingginya harga tidak hanya membuat konsumen yang susah, namun para pedagang juga turut terdampak. 

“Harus nambah modal namun omzet turun. Dengan kondisi seperti ini, saya hanya bisa pasrah," kata salah seorang pedagang sembako di Pasar Raya Salatiga Nining, Sabtu (26/3/2022).

Dia berharap, harga minyak goreng bisa turun dan stabil. Sebab kenaikkan harga minyak, dampaknya sangat dirasakan pedagang. "Harapan saya harga bisa turun. Sebab jika harga stabil, penjualan juga bisa lebih banyak," ucapnya.

Sementara itu, tingginya harga minyak goreng juga dikeluhkan pedagang makanan, seperti gorengan dan pecel lele. Mereka mengaku kebingungan untuk mensiasati kenaikkan harga minyak goreng. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pedagang Bersyukur Pasar di Aceh Tamiang Bergeliat usai Banjir: Ekonomi Kembali Bergerak

57 tahun lalu

Pedagang Kembang Api Tewas Ditabrak Mobil di Palangka Raya, Pengemudi Diduga Mabuk

57 tahun lalu

Kereta Khusus Petani-Pedagang Resmi Beroperasi di Jalur Rangkasbitung–Merak

57 tahun lalu

Sempat Buron, Pembunuh Pedagang Semangka di Kupang Ditangkap

57 tahun lalu

Cerita Pilu Pedagang Korban Kebakaran Pasar Wonogiri: Tempat Kami Cari Nafkah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal