Menurutnya, kegiatan pemecahan rekor dunia tari Gugur Gunung tersebut diselenggarakan masyarakat Magelang dalam rangka memeriahkan HUT ke-76 Bhayangkara. Untuk itu pihaknya mengapresiasi kegiatan tersebut.
"Karena pada hakekatnya hari Bhayangkara juga untuk masyarakat, karena Polri adalah milik rakyat Indonesia. Dalam kegiatan ini, tari Gugur Gunung menggambarkan kebersamaan Polri dengan masyarakat dalam upaya menjaga Harkamtibmas," katanya.
Sementara, Kapolres Magelang Kota, AKBP Yolanda Evalyn Sebayang selaku pemrakarsa kegiatan mengatakan, tarian gugur gunung ini diselenggarakan secara kolosal karena nilai-nilai kebersamaan yang terkandung di dalamnya.
Dia mengungkapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat dari berbagai daerah dan salut atas antusiasme mereka yang mengikuti kegiatan tersebut.
"Kami ucapkan terima kasih bagi para peserta yang telah mengikuti melalui online dari berbagai daerah, ada yang dari IKN, Banten, Jakarta, Bandung, dan dari banyak pulau lain di seluruh Indonesia," ujarnya.