SLEMAN, iNews.id – Mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Yogyakarta, menciptakan media pembelajaran seks bagi anak usia dini. Menggunakan dongeng boneka tangan (Debat) program ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan seks bagi anak.
Debat dibuat empat mahasiswa UNY, yakni Ida Sekar Maulina, Alyoriek Rahmadania, Riana Rahmaniya dan Taat Tiasah Muhlisoh yang berasal dari prodi PGSD. Mereka menggagas media pembelajaran pengenalan pendidikan seks, didasarkan pada karakteristik anak usia dini yang lebih tertarik mendengarkan cerita dari pada nasihat atau wejangan yang kompleks.
"Pendidikan seks perlu dikenalkan kepada anak sejak dini, dan anak-anak lebih tertarik dengan dongeng, " kata Ida Sekar, Selasa (19/2/2020).
Program ini merupakan upaya pengajaran, penyadaran dan penerangan tentang masalah-masalah seksual. Upaya ini penting untuk menjaga anak dari segala kemungkinan hubungan seksual terlarang.
Menurutnya salah satu faktor yang mempengaruhi tingginya kasus kekerasan seksual anak yaitu kemudahan mengakses konten pornografi. Sementara orangtua kurang memiliki kemampuan untuk menyampaikan pendidikan seks kepada anak.