YOGYAKARTA, iNews.id - Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota Yogyakarta berharap pemerintah pusat segera memutuskan kebijakan untuk menjaga stok bawang putih tetap mencukupi. Saat ini, stok bawang putih di Kota Yogyakarta diperkirakan hanya cukup untuk kebutuhan masyarakat dalam waktu dua bulan ke depan.
"Harapannya, dalam waktu dekat sudah ada kebijakan untuk menjaga agar stok bawang putih tetap sesuai dengan kebutuhan konsumen. Saat ini, stok komoditas tersebut terbatas," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta Yunianto Dwi Sutono, Selasa (11/2/2020).
Menurut dia, terbatasnya stok bawang putih tidak hanya terjadi di Kota Yogyakarta saja, tetapi terjadi secara merata di seluruh wilayah. Indonesia masih tergantung dengan bawang putih impor yang berasal dari China.
"Merebaknya wabah virus korona dari China berpengaruh pada tersendatnya impor bawang putih. Akibatnya, stok di pasar tradisional pun menipis," katanya.
Menurut dia sekitar 90 persen bawang putih di Yogyakarta berasal dari China. Yunianto berharap masyarakat tidak panik karena pemerintah dipastikan akan mencari cara untuk menjaga persediaan bawang putih guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Salah satu upaya tersebut di antaranya, mengimpor bawang putih dari negara lain seperti Mesir, Spanyol atau Iran.