Pada sumber lain disebutkan Sunan Prawoto lebih cenderung sebagai seorang ahli agama daripada ahli politik. Pada masa pemerintahannya, daerah bawahan Demak seperti Banten, Cirebon, Surabaya, dan Gresik, berkembang bebas tanpa mampu dikuasainya.
Pada masa pemerintahannya inilah dinilai kurang mahir berpolitik dan lebih berbakat sebagai ulama daripada raja. Dia pun sempat memindahkan pusat pemerintahan ke daerah Prawata.
Pada masa tersebut dikenal dengan sebutan Demak-Prawoto. Oleh sebab itu, Raden Mukmin pun terkenal dengan sebutan Sunan Prawoto.