Beberapa dari cabang tersebut dipegang oleh anak-anaknya, dan sisanya oleh pihak lain yang harus melalui masa bimbingan terlebih dahulu bersama H Slamet langsung.
Meskipun sudah sukses, H Slamet tidak pernah berubah menjadi orang yang sombong. Dirinya selalu tampil sederhana dan lebih memilih mengalokasikan kekayaannya untuk hal yang bermanfaat.
Bahkan, mendirikan pesantren gratis tahfidz Darussalam yang berlokasi 100 meter dari kediamannya. Itulah perjalanan bebek goreng H Slamet yang kini telah berdiri di mana-mana.