Menurutnya, jumlah pasien Covid-19 dari Kota Semarang hanya sekitar sepertiga dari jumlah total pasien yang dirawat. "Pasien dari Kudus ada 41 pasien. Itu data kemarin, baik yang masih dirawat maupun pulang," ujarnya.
Terkait penanganan pasien Covid-19 di IGD, kata Agoes, tidak semua mengantre untuk mendapatkan perawatan. Namun ada juga yang sedang melakukan evaluasi Covid-19 setelah dirawat.
"Kalau IGD kelihatan penuh itu karena antrean pasien yang swab. Jadi swab khusus pasien, evaluasi Covid dan di-tracing harus swab di IGD. Jadi ada yang Covid dan non-Covid," ujarnya.