Ini Isi Surat Putri Iwan Budi ASN Semarang Korban Pembunuhan yang Dikirimkan ke Presiden Jokowi

Eka Setiawan
Putri almarhum ASN Pemkot Semarang, Iwan Budi, yang tewas dibunuh, Theresia Alfita Saraswati, menunjukkan surat yang dikirim kepada Presiden Joko Widodo, di Semarang, Kamis (Antara)

10. Perhatian yang begitu masif dari masyarakat luas juga sedikit banyak akan membawa dampak yang tidak kecil bagi penyelesaian kasus hukum, baik yang berkenaan dengan pemeriksaan polisi terhadap Almarhum selaku saksi maupun yang berkenaan dengan dugaan penghilangan nyawa Almarhum.

Berdasarkan uraian-uraian tersebut di atas, maka dengan segala hormat dan kerendahan hati, mohon kiranya Bapak Presiden Republik Indonesia berkenan untuk memberikan perhatian lebih kepada kejadian yang menimpa Almarhum. Kami sebelumnya adalah keluarga yang harmonis yang penuh kehangatan. Bagi keluarga, Almarhum adalah sosok kepala keluarga yang penuh tanggung jawab, bijaksana dan penyayang. 

Kepergian Almarhum di tangan makhluk yang dinamakan “manusia” penuh keserakahan yang tidak bisa menggunakan akal budi dan hati nuraninya sungguh menjadi pukulan berat bagi kami keluarga yang ditinggalkan. 

Bahkan sampai saat ini, bagian tengkorak kepala Almarhum yang merupakan representasi wajah yang tiap hari kami lihat dan yang selamanya akan kami kenang belum dapat ditemukan. Saat ini, hanya keadilan yang bias kami harapkan. Kami percaya bahwa saat ini tim gabungan Polrestabes Semarang dan Polda Jawa Tengah masih berupaya keras untuk menuntaskan kasus kematian Almarhum, namun ditengah upaya tersebut masih banyak menemukan kendala karena dgaan keterlibatan anggota militer dalam kasus pembunuhan ini. 

Yang Terhormat Bapak Presiden RI, Bapak Joko Widodo, kami keluarga korban memohon agar kasus yang diduga diduga melibatkan oknum alat negara tersebut dikawal dan diselesaikan seadil-adilnya. Sudah hampir 2 bulan kasus ini masih bergulir dan para pelaku belum bias dialdili sebagaimana mestinya, kami dengan hormat memohon agar kasus ini bisa dituntaskan tanpa intervensi dari beberapa pihak yang ingin menutupi kesalahan keji para pelaku. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sikat Begal dan Kreak, Polda Jateng Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Semarang

57 tahun lalu

Keji! Siswi SMK di Cianjur Tewas Dibunuh Ayah Tiri, Dijerat Kabel lalu Diperkosa

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

57 tahun lalu

Kecewa Vonis 10 Tahun, Keluarga Siswi SMP yang Dibunuh Kakak Kelas Duduki Polres Sikka

57 tahun lalu

Kecelakaan di Semarang, Truk Boks Meluncur di Tanjakan Silayur Tabrak SPBU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal