Guru Alami Anosmia Memaksa Mengajar, 37 Orang Kena Covid-19 di Pekalongan

Suryono Sukarno
Petugas melakukan tes swab kepada keluarga guru hingga karyawan SMAN 4 Pekalongan. (iNews/Suryono Sukarno)

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto mengatakan, terkait klaster di SMAN 4 Pekalongan memang diawali dari adanya satu guru yang dalam kondisi sakit, tapi tetap masuk bekerja. 

Karena mengalami gejala anosmia, yang bersangkutan bersama dua guru lain yang telah kontak erat diminta kepala sekolah setempat untuk melakukan swab test PCR pada 25 Mei. Hasilnya, ketiga orang tersebut dinyatakan positif Covid-19.

Petugas menelusuri kontak erat ketiga guru tersebut. Pada 28 Mei kembali dilakukan swab test PCR terhadap tujuh guru lain dengan hasil satu orang positif Covid-19. 

Selanjutnya, dilakukan pengembangan kembali dengan kesepakatan melakukan swab test PCR terhadap 56 guru dan tenaga kependidikan lain pada 31 Mei. Hasilnya 33 orang dinyatakan positif Covid-19. Total terdapat 37 guru dan tenaga kependidikan yang positif Covid-19. 

"Saat ini masih ada pengembangan kembali karena ada beberapa guru yang belum melakukan swab," katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sadis! Ibu di Pekalongan Dianiaya Anak Kandung hingga Tewas

57 tahun lalu

May Day, Buruh Pekalongan Gelar Apel dan Doa Bersama di Monumen Juang

57 tahun lalu

3 Korban Ledakan Petasan di Pekalongan, 1 Remaja Tewas Usai Dirawat di RS

57 tahun lalu

Dramatis! Tas Pemudik Tertinggal di Bus, Polisi Kejar dan Temukan hingga Pekalongan

57 tahun lalu

17 Pemudik Telantar di Rest Area usai Paksa Turun dari Bus Mudik Gratis, Polisi Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal