Pihaknya juga meminta kepada guru dan tenaga kependidikan yang positif Covid-19 namun tak bisa melakukan isolasi mandiri agar bisa melakukan isolasi di Gedung Diklat.
"Memang tidak semuanya dari Kota Pekalongan. Ada 27 orang asal Kota Pekalongan sehingga untuk lainnya juga akan kami koordinasikan. Tidak menutup kemungkinan, kami juga akan melakukan pengembangan dengan mengidentifikasi keluarga masing-masing," ujarnya.
Wali Kota Pekalongan Ahmad Afzan Djunaid mengatakan, pihaknya akan terus memantau dan mengawasi kasus klaster SMAN 4. Aktivitas keluarga penderita dibatasi dengan melakukan isolasi mandiri di rumah.
“Dari tracing saat ini masih belum bisa diketahui semua, namun beberapa menunjukkan hasil bagus dan ada juga yang harus ada cek lanjutan karena ada indikasi terpapar,” kata Afzan, Jumat (4/6/2021).
Dia berharap penanganan bisa maksimal sehingga tidak ada penyebaran Covid-19 dari klaster SMAN 4 Kota Pekalongan.