Dia juga menyebut tentang adanya tagihan pembuatan kaus dan spanduk sebesar Rp500 juta.
Sementara pengusaha jasa konstruksi asal Demak Noer Halim mengatakan tidak mempermasalahkan uang yang disumbangkan ke pasangan Tamzil-Hartopo. Tetapi dia meminta agara keduanya memperhatikan nasib MTs di Kabupaten Kudus.
Halim mengaku menyumbang Rp10 miliar untuk pasangan Tamzil-Hartopo. Tetapi, setelah Tamzil-Hartopo terpilih, dirinya pernah meminta agar uang yang dikeluarkannya dikembalikan.
"Saya sampaikan, kalau sudah longgar tolong uangnya dikembalikan 'alon-alon' (pelan-pelan)," katanya dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Sulistyono itu.
Halim mengaku sempat ditawari oleh Tamzil agar ikut mengerjakan proyek di Kudus.