Cerita Asal Usul Tarian Sintren di Pemalang yang Hampir Punah, Penarinya Harus Perawan

Aryanto
Aksi penari sintren yang tak asing bagi masyarakat Pemalang. Konon syarat penari harus dilakukan wanita yang perawan. (Aryanto)

Dewi Rantamsari yang iba melihat putranya yang patah hati, kemudian mencoba menyatukan keduanya dengan caranya sendiri, sehingga keduanya (Sulandono dan Sulasih) masih sering bertemu melalui alam ghaib.

Konon, pertemuan keduanya diatur oleh Dewi Rantamsari dengan memasukan roh bidadari ke tubuh Sulasih, kemudian memanggil roh anaknya, yakni Sulandono yang sedang bertapa.

Berdasarkan cerita rakyat tersebut, sejak saat itulah sang penari sintren diyakini telah dimasuki roh bidadari yang dipanggil oleh sang pawang, seperti halnya kisah Sulasih dan Sulandono .

Perlu diketahui, konon syarat menjadi penari sintren harus seorang wanita yang masih benar-benar dalam keadaan suci (masih perawan).

Sebagaimana dikatakan oleh mbah Warid (66), ketua Paguyuban Seni Sintren Sekar Melati dari Desa Asemdoyong, bahwa penari sintren harus asli perawan atau belum pernah disentuh laki-laki. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
16 hari lalu

Taufik Hidayat Terekam CCTV Check-in Bersama Wanita, Ini Kesaksian Penjaga Penginapan

25 hari lalu

Detik-Detik Taufik Hidayat Penyekap Wanita Selama 3 Tahun Ditangkap di Majalaya Bandung 

2 bulan lalu

Viral! Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan karena Kritik MBG, Ini Penjelasan BGN

3 bulan lalu

Pembobol Minimarket di Pemalang Ditangkap di Tegal, Diduga Beraksi di 8 Lokasi

3 bulan lalu

Polisi Selidiki Wanita Tewas di Tulungagung, Luka Sayat di Leher dan Gigitan di Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal