Cerita Asal Usul Tarian Sintren di Pemalang yang Hampir Punah, Penarinya Harus Perawan

Aryanto
Aksi penari sintren yang tak asing bagi masyarakat Pemalang. Konon syarat penari harus dilakukan wanita yang perawan. (Aryanto)

"Untuk menjadi penari sintren, harus asli perawan belum pernah disentuh laki-laki, dan ritualnya juga ditempuh semenjak masih kecil," kata mbah Warid.

Menurut mbah Warid, biasanya penari sintren akan mengalami pingsan jika bersentuhan dengan tangan laki-laki, biasanya sering terjadi saat penonton laki-laki memberikan uang saweran.

Sebelum pertunjukan sintren dimulai, penari sintren dimasukan kedalam kurungan dengan tubuh terikat, yang kemudian dibacakan mantra dengan diasapi dupa yang dibakar.

Anehnya, saat kurungan dibuka, si penari sintren sudah terlepas dari ikatan tali dan sudah berpakaian cantik bak bidadari, padahal saat dimasukkan ke dalam kurungan, penari sintren terikat dan masih mengenakan pakaian yang ia pakai saat itu.

Kemudian, iringan gamelan musik dan nyanyian sinden pun seketika membawa penari sintren menari dengan gemulainya bak layaknya seorang bidadari menari dengan memancarkan pesona daya pikat yang kuat.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
16 hari lalu

Taufik Hidayat Terekam CCTV Check-in Bersama Wanita, Ini Kesaksian Penjaga Penginapan

25 hari lalu

Detik-Detik Taufik Hidayat Penyekap Wanita Selama 3 Tahun Ditangkap di Majalaya Bandung 

2 bulan lalu

Viral! Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan karena Kritik MBG, Ini Penjelasan BGN

3 bulan lalu

Pembobol Minimarket di Pemalang Ditangkap di Tegal, Diduga Beraksi di 8 Lokasi

3 bulan lalu

Polisi Selidiki Wanita Tewas di Tulungagung, Luka Sayat di Leher dan Gigitan di Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal