Suyatno ditangkap setelah korban menceritakan aksi bejat tersangka kepada orang tuanya. Pada 18 September, orang tua korban melapor ke Polres Boyolali.
Saat ditanya petugas, Suyatno mengaku tak ingin menyetubuhi korban. Dia hanya ingin melatih agar korban tidak hamil jika berhubungan badan.
"Rencananya kan cuma ngajari ciri-cirinya biar gak hamil. Namun setelah itu malah gitu," kata Suyatno.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Boyolali, Iptu AM Tohari mengatakan, saat bertemu korban, pelaku kerap beralasan mengajarkan soal reporduksi. Hingga pertemuan kedua, pelaku mengajak untuk latihan hingga disetubuhi.
"Katanya mau ngajarin reproduksi, terus besok malam setelah pertemuan kedua pelaku datang ke korban bilang ayo dek latihan," katanya Tohari.
"Itu setiap menyetubuhi korban selalu bilang itu latihan," ucapnya.