Bea Cukai Semarang Gagalkan Importasi Ratusan Ribu Pisau Cukur Palsu dari Cina

Eka Setiawan
Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean Tanjung Emas Anton Martin (kanan) didampingi Direktur Reskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio menunjukkan pisau cukur palsu importasi dari Cina dan yang asli (kiri). (Eka Setiawan)

SEMARANG, iNews.id – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Tanjung Emas menggagalkan upaya importasi atau pisau cukur. Jumlahnya 403.200 pics dalam kemasan 350 karton.

Barang palsu itu bermerek Getlitey yang diimpor perusahaan inisal MKA dari Cina. Produk pisau cukur itu menyerupai merek Gillette pabrikan PT Procter & Gamble Home Products Indonesia.

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean Tanjung Emas Anton Martin mengemukakan temuan awal itu di Terminal Petikemas Semarang (TPKS) pada Selasa 29 November 2022.

“Temuan ditindaklanjuti dengan melakukan penegahan dan memberikan notifikasi kepada right holder (pemegang hak) yakni PT. Procter & Gamble Home Products Indonesia yang kemudian mereka memberikan balasan bahwa akan melakukan proses penegakan tersebut,” kata Anton Martin di Gudang Penimbunan Pabean Bea Cukai Tanjung Emas, Semarang, Kamis (15/12/2022).

Pemegang hak itu kemudian menindaklanjuti dengan mengajukan permohonan penangguhan sementara ke Pengadilan Niaga Semarang. Di lokasi penimbunan itu, Kamis ini langsung dilakukan pemeriksaan fisik pisau cukur palsu itu, dibandingkan dengan pabrikan dari pemegang hak.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kejari Lombok Tengah Tahan 4 Tersangka Korupsi Pengadaan Truk Sampah Rp5,1 Miliar

57 tahun lalu

Sikat Begal dan Kreak, Polda Jateng Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Semarang

57 tahun lalu

38 Anggota Sindikat Penipuan Kripto Ditangkap, Raup Untung hingga Rp41 Miliar

57 tahun lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

57 tahun lalu

Geger! Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kardus di Teras Rumah Warga Sragen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal