Badan Geologi Sebut Kota Pekalongan Bisa Tenggelam pada 2036, Ini Penyebabnya

Arif Budianto
Sebanyak 2.000-an rumah direndam banjir di Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah (Jateng),  Selasa (19/1/2021). (Foto: iNews/BNPB)

Dia menyebutkan, ada beberapa perbedaan hasil penelitian atas fenomena penurunan muka tanah di Pekalongan. Ada yang menyebut penurunan muka tanah di Pekalongan antara 8 hingga 10 cm per tahun. Namun hal itu tidak menjadi persoalan, yang terpenting adalah antisipasi dan pencegahan.

Menurut dia, penurunan tanah ini merupakan salah satu ancaman bencana yang terjadi dalam waktu yang relatif lama (silent killer), namun berdampak cukup luas yang umumnya terjadi di wilayah-wilayah perkotaan, industri, dan pemukiman padat.

Sebagian besar wilayah yang mengalami dan yang berpotensi mengalami penurunan tanah sebagian besar berada di wilayah-wilayah pesisir.

Menurut Kepala Pusat Air Tanah Geologi Tata Lingkungan Andiani, penurunan muka tanah di Pekalongan bukan karena masifnya penyerapan air. Tetapi karena kondisi tanah lunak di kawasan tersebut dengan ketebalan mencapai 40 meter. Juga bukan disebabkan aktivitas tektonik.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terancam 12 Tahun Bui, Pengasuh Padepokan di Pekalongan Bantah Cabuli Santriwati

57 tahun lalu

Geger Pengasuh Padepokan Cabuli Santriwati di Pekalongan, Orang Tua Jemput Anak

57 tahun lalu

Diperiksa 12 Jam, Pimpinan Padepokan di Pekalongan Jadi Tersangka Pencabulan

57 tahun lalu

3 Remaja di Pekalongan Kena Ledakan Petasan, 2 Korban Kehilangan Tangan

57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Petasan Jumbo Hancurkan Rumah di Pekalongan, 9 Remaja Terluka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal