Badan Geologi Sebut Kota Pekalongan Bisa Tenggelam pada 2036, Ini Penyebabnya

Arif Budianto
Sebanyak 2.000-an rumah direndam banjir di Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah (Jateng),  Selasa (19/1/2021). (Foto: iNews/BNPB)

BANDUNG, iNews.id - Badan Geologi Kementerian ESDM menyebutkan Kota Pekalongan terancam tenggelam pada 2036 akibat terjadinya penurunan muka tanah sebesar 6 cm per tahun.

Penurunan muka tanah ini dikhawatirkan akan semakin parah tanpa ada penanganan tepat dari pemerintah daerah setempat. 

Penelitian Badan Geologi dilakukan selama periode Maret hingga September 2020. Pada periode Maret hingga Juli 2020, Badan Geologi mencatat penurunan ketinggian 1,3 cm. Kemudian Juli hingga Agustus web saat 2,3 cm, dan Agustus ke September sebesar 2,7 cm. Sehingga total penurunan selama periode Maret hingga September sebanyak 6 cm.

Berdasarkan data yang dihimpun, saat ini Pekalongan berada pada ketinggian sekitar 100 cm di atas permukaan laut. Bila setiap tahun Pekalongan rata rata mengalami penurunan muka tanah 6 cm, maka diprediksi tahun 2036 Pekalongan akan tenggelam.

"Itu juga tidak merata (penurunan muka tanah). Bisa ada yang lebih cepat dan lebih lambat. Tergantung kondisi geologi tanahnya," kata Kepala Badan Geologi Eko Budi Leluno melalui aplikasi Zoom, Rabu (20/1/2021).

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terancam 12 Tahun Bui, Pengasuh Padepokan di Pekalongan Bantah Cabuli Santriwati

57 tahun lalu

Geger Pengasuh Padepokan Cabuli Santriwati di Pekalongan, Orang Tua Jemput Anak

57 tahun lalu

Diperiksa 12 Jam, Pimpinan Padepokan di Pekalongan Jadi Tersangka Pencabulan

57 tahun lalu

3 Remaja di Pekalongan Kena Ledakan Petasan, 2 Korban Kehilangan Tangan

57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Petasan Jumbo Hancurkan Rumah di Pekalongan, 9 Remaja Terluka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal