AHY Kenang Masuk Akmil Magelang: Tempaan Keras Membentuk Karakter Kepemimpinan Saya

Carlos Roy Fajarta
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri pelantikan serentak 35 Ketua DPC Partai Demokrat se-Jawa Tengah di Magelang, Senin, (3/10/2022). (Ist)

Di Kota Magelang ini pula AHY meneguhkan pilihan hidupnya. “Bukan hanya untuk menjadi seorang perwira, tapi juga seorang patriot, yang tugasnya adalah membela rakyat, bangsa dan negara. Itu juga yang menjadi esensi dari Sapta Marga dan Sumpah Prajurit,” ujarnya.

AHY yang tiba bersama istri Annisa Pohan Yudhoyono sudah sempat menjajal beberapa kuliner setempat. 

“Tadi saya nge-gym nya agak lama dari biasanya, karena, sejak kemarin mendarat di Kulonprogo, sampai dengan tadi malam, saya dan istri makan terus. Diajak mas Rinto, makan siang di Gudeg Yu Djum. Terus lanjut ngemil-ngemil di Pakelan. Sampai di hotel, dikirimi banyak sekali makanan khas Magelang, mulai dari nasi goreng magelangan, tahu kupat, mi bakso, sampai dengan tempe mendoan dan getuk,” ungkap AHY.

“Alhamdulillah, nikmat sekali. Tapi konsekuensinya ya harus bakar kalori lebih lama,” ujar AHY, disambut gelak tawa hadirin yang hadir. AHY juga menjelaskan bahwa leluhur dan keluarganya dari garis almarhumah Ibu Ani, juga merupakan orang Jawa Tengah. 

“Kakek saya, Jenderal TNI Sarwo Edhie Wibowo, asli Purworejo. Sedangkan Ibu Sarwo, asli Magelang. Dan ketika Pak Sarwo menjabat sebagai Gubernur Akmil, di situlah terjadi pertemuan kasih antara Pak SBY dan alamarhumah Ibu Ani,” kenang AHY.

Kota Magelang membawa kenangan tersendiri bagi AHY yang tidak mungkin dilupakan. Pengalamannya di kawah Candradimuka sebagai Taruna Akademi Militer, kata AHY, membentuk karakternya menjadi mandiri dan kuat.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tunangan Dilecehkan, Pemuda di Magelang Nekat Aniaya Teman hingga Tewas

57 tahun lalu

Menko AHY Instruksikan Proyek Sekolah Rakyat di Kulonprogo Senilai Rp214 Miliar Dipercepat

57 tahun lalu

Pohon Tumbang Timpa Peziarah di Gunung Tidar Magelang, 1 Orang Tewas 4 Terluka

57 tahun lalu

Tipu Muslihat Ayah Bejat di Magelang, Mengaku Kerasukan Perkosa Anak selama 4 Tahun

57 tahun lalu

Isak Tangis Iringi Pemakaman Syafiq Ali, Pendaki yang Ditemukan Tewas di Gunung Slamet

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal