300 Karyawan Positif Covid-19 dari Klaster Perusahaan di Semarang

Ahmad Antoni
Ilustrasi virus corona (Antara)

SEMARANG, iNews.id - Kasus terkonfirmasi Covid-19 dari klaster perusahaan di Semarang berjumlah 300 orang. Ratusan ini mayoritas masuk daftar orang tanpa gejala (OTG).

Kepala Dinkes Kota Semarang, Abdul Hakam mengungkapkan, ratusan kasus Covid-19 itu berasal dari tracking tiga perusahaan. Pemkot Semarang masih terus menelusuri ke rumah hingga indekos maupun lingkungan sekitar karyawan.

"Total dari hasil tracking di tiga perusahaan ada sekitar 300 orang,” kata Hakam, Rabu (8/7/2020).

Menurut dia, awal kemunculan klaster perusahaan itu dari adanya karyawan di tiga perusahaan tersebut merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) di rumah sakit. Namun, karyawan PDP itu masih bekerja seperti biasa.

“Namun ternyata mereka masih bekerja di pabrik. Sehingga petugas melakukan penelusuran hingga akhirnya menemukan klaster baru di perusahaan tersebut,” ucapnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dijanjikan Bisa Kerja di Perusahaan, Warga Karawang malah Tertipu Rp5 Juta

57 tahun lalu

Kecelakaan Beruntun di Turunan Exit Tol Bawen, Truk Tronton Rem Blong Tabrak 3 Kendaraan

57 tahun lalu

Kebakaran Gedung Metro Sport Center Semarang, Pengunjung Panik Terjebak di Balkon Lantai 2 

57 tahun lalu

Puluhan Buruh di Lampung Diduga PHK Lewat WA, Perusahaan Sebut Pemberitahuan Libur

57 tahun lalu

Polda Jateng Bongkar Kasus TPPU Modus Investasi Fiktif Sarang Walet, Korban Rugi Rp78 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal