SEMARANG, iNews.id - Kasus terkonfirmasi Covid-19 dari klaster perusahaan di Semarang berjumlah 300 orang. Ratusan ini mayoritas masuk daftar orang tanpa gejala (OTG).
Kepala Dinkes Kota Semarang, Abdul Hakam mengungkapkan, ratusan kasus Covid-19 itu berasal dari tracking tiga perusahaan. Pemkot Semarang masih terus menelusuri ke rumah hingga indekos maupun lingkungan sekitar karyawan.
"Total dari hasil tracking di tiga perusahaan ada sekitar 300 orang,” kata Hakam, Rabu (8/7/2020).
Menurut dia, awal kemunculan klaster perusahaan itu dari adanya karyawan di tiga perusahaan tersebut merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) di rumah sakit. Namun, karyawan PDP itu masih bekerja seperti biasa.
“Namun ternyata mereka masih bekerja di pabrik. Sehingga petugas melakukan penelusuran hingga akhirnya menemukan klaster baru di perusahaan tersebut,” ucapnya.