10 Jenis Wayang di Indonesia, Asal-Usul dan Perbedaannya

Tri Erysandi
Jenis Wayang di Indonesia sangat beragam dan memiliki ciri khas masing-masing. (Foto: Antara).

 7. Wayang Potehi

Merupakan seni pertunjukkan boneka tradisional yang berasal dari fujian, China Selatan. “Potehi” berasal dari akar kata “pou” yang berarti kain, “te” berarti kantong dan “hi” yang berarti wayang. 

Secara harfiah bermakna wayang yang berbentuk kantong dari kain meski beberapa bagiannya terbuat dari kayu. Wayang potehi dibuat oleh lima terpidana mati yang sedang menunggu hari eksekusi. 

Mereka membuat boneka dari potongan kain dan memainkannya dengan musik pengiring dari barang-barang seadanya. Pertunjukan itu ternyata bukan hanya menghibur mereka, tapi tahanan lain dan para sipir penjara.

Wayang potehi dibawa imigran asal China ke Nusantara pada abad ke-16 dan menyebar ke beberapa kota di Pulau Jawa. Wayang potehi bukan hanya sarana hiburan tapi juga memiliki fungsi ritual. Pertunjukan wayang potehi menjadi sarana untuk menyampaikan terima kasih, pujian dan doa kepada para dewa dan leluhur.

8. Wayang Klithik

Merupakan wayang yang terbuat dari kayu. Berbeda dengan wayang golek yang seperti boneka. Wayang klithik berbentuk pipih seperti wayang kulit. 

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran

57 tahun lalu

Dubes Belanda Temui Jokowi di Solo, Bahas Apa?

57 tahun lalu

Kaleidoskop 2025: 10 Bencana Alam Paling Mematikan di Indonesia, Renggut Ribuan Jiwa

57 tahun lalu

Aceh Surati 2 Lembaga PBB, Minta Ikut Terlibat Pemulihan Pascabencana Banjir-Longsor

57 tahun lalu

Gelar Sholawat Kebangsaan, Menag: Indonesia Kuat karena Kerukunan Umat Terjaga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal