10 Jenis Wayang di Indonesia, Asal-Usul dan Perbedaannya

Tri Erysandi
Jenis Wayang di Indonesia sangat beragam dan memiliki ciri khas masing-masing. (Foto: Antara).

4. Wayang Motekar 

Ditemukan dan dikembangkan oleh Herry Dim setelah melewati eksperimen lebih dari delapan tahun (1993 - 2001). Wayang Motekar merupakan sejenis pertunjukan teater bayang-bayang dam hampir sama dengan Wayang Kulit. 

Bedanya, wayang kulit atau seperti semua bentuk shadow puppet itu berupa pertunjukan bayang-bayang satu warna hitam. Sedangkan Wayang Motekar telah menemukan teknik baru sehingga bayang-bayang wayang itu bisa tampil dengan warna penuh.

Hal ini disebabkan, Wayang Motekar menggunakan bahan plastik, pewarna transparan dan sistem cahaya dan layar khusus. Kali pertama dipentaskan di Bandung pada 30 Juni 2001.

Saat itu diberi nama oleh Arthur S Nalan dengan sebutan “gambar motekar,” dan pada perkembangan berikutnya Prof. Dr. Yus Rusyana menambahkan sebutan “teater kalangkang” sehingga menjadi “Teater Kalangkang Gambar Motekar.” 

5. Wayang Beber

Jenis wayang ini merupakan yang tertua di Indonesia. wayang beber mulai ada dan dikembangkan sejak zaman Kerajaan Jenggala tahun 1223 M. Lalu berlanjut hingga masa kerajaan-kerajaan Islam. 

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran

57 tahun lalu

Dubes Belanda Temui Jokowi di Solo, Bahas Apa?

57 tahun lalu

Kaleidoskop 2025: 10 Bencana Alam Paling Mematikan di Indonesia, Renggut Ribuan Jiwa

57 tahun lalu

Aceh Surati 2 Lembaga PBB, Minta Ikut Terlibat Pemulihan Pascabencana Banjir-Longsor

57 tahun lalu

Gelar Sholawat Kebangsaan, Menag: Indonesia Kuat karena Kerukunan Umat Terjaga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal