Wilayah Kumuh di Cimahi Tersisa 151 Hektare, Pj Wali Kota Ungkap Penyebabnya

Ferry Bangkit Rizki
Kota Cimahi masih menyisakan kawasan kumuh. (Foto: Ilustrasi)

"Terlebih di Cimahi kepadatan penduduk tinggi sekali sehingga tata bangunan secara faktual masih sulit untuk ditertibkan," ucap dia.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Cimahi Endang menambahkan, setidaknya ada tujuh indikator yang membuat suatu kawasan masuk kategori kumuh. Di antaranya bangunan yang tidak teratur, pengelolaan sampah yang buruk, tidak ada pengelolaan air bersih dan air limbah buruk, jalan lingkungan/setapak buruk, penanganan kebakaran hingga tidak tersedianya Ruang Terbuka Hijau (RTH).

"Kalau semua unsur tidak terpenuhi tentu ini kategori dianggap kumuh," ucap Endang.

Dia mengatakan, pihaknya bakal terus berupaya untuk mengurangi kawasan kumuh di Kota Cimahi. Selain berkolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Cimahi, kata Endang, kerja sama dengan masyarakat juga sangat penting.

"Salah satu strategi kita kolaboarsi dengan dengan masyarakat. Kalau penanganan fisik kita bisa lakukan, tapi masalah kesadaran masyarakat dari mulai buang sampah pengolahan air limbah ini jadi PR kita," kata Endang.

Dia melanjutkan, semakin berkurangnya kawasana kumuh maka akan berdampak terhadap berbagai aspek. Dari mulai kesehataana hingga perekonomian. "Kita usahakan setiap tahun berkurang karena tentunya kualitas lingkungan, kesehatan, ekonomi akan semakin meningkat," ucapnya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Playground Alun-alun Cimahi Sempat Ditutup, begitu Dibuka Langsung Diserbu Bocah

57 tahun lalu

Relokasi PKL Tegallega dan Alun-alun Bandung Ditarget Selesai Desember 2023

57 tahun lalu

Playground Alun-alun Cimahi Kembali Dibuka usai Insiden Bocah Tersengat Listrik

57 tahun lalu

Pemkot Bandung Bakal Fokus Tata PKL di 3 Titik, Target Rampung Tahun 2024

57 tahun lalu

Kabel Udara Ganggu Estetika, DPRD Dorong Pemkot Bandung Percepat Penanganan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal