Menurut Suherina, dilihat segi manfaat, vaksin Astrazeneca tidak ada perbedaan besar dengan vaksin Sinovac sama-sama untuk meningkatkan antibodi dan imunitas atau ketahanan tubuh dari paparan virus Corona.
"Namun dari segi efikasi, vaksin Astrazeneca ini lebih kuat dibanding Sinovac. Ketiga, waktu interval Sinovac dari dosis per tema ke kedua, 28 hari. Sedangkan Astrazeneca hanya 12 minggu," ujar Kepala Puskesmas Padasuka.
Suherina menuturkan, vaksinasi hari ini menargetkan 500 orang disuntik vaksin Astrazeneca. Mereka berasal dari masyarakat umum khusus Kelurahan Padasuka dan Setiamanah.
"Untuk mencapai target 70 persen penduduk divaksin pada akhir tahun ini, Dinkes Kota Cimahi melakukan percepatan vaksinasi. Kota Cimahi mendapatkan jatah vaksin Astrazeneca 45.000 dosis dari Pemprov Jabar. Vaksin itu diberikan kepada warga kelompok usia 18 tahun ke atas," tutur Suherina.
Bella, warga Kota Cimahi mengatakan, baru sekarang berani vaksin karena banyak kabar bohong atau hoaks terkait vaksin Covid-19. "Demi upaya Indonesia cepat pulih dari pandemi Covid, makanjya saya mau divaksin," kata Bella.