Setelah itu, Ujang dibantu warga sekitar bergegas mencari kerbau betina tersebut. "Langsung dicari. Dibantu sama warga. Hampir satu RW ikut cari," ujar Ujang yang mengaku akibat peristiwa ini mengalami kerugian sebesar Rp20 juta.
Setelah selama hampir 2 jam pencarian, Ujang dan warga kampung berhasil menemukan kerbau peliharaannya tersebut di sebuah kebun di Kampung Kiara Payung, Desa Banjaran Wetan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung.
Namun, kerbau tersebut ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan hanya tersisa kepala, tulang, dan isi perut. "Di lapang Pasir Piring, (kerbau) sudah dipotong-potong. Cuma ada kepala, kaki, kadut (isi perut)," tuturnya.
Selain itu, Ujang bersama warga lain juga menemukan perkakas berupa golok dan linggis yang diduga digunakan pencuri tersebut untuk memotong-motong ternaknya. "Ada juga golok sama cungkring (linggis)," ucap Ujang.