Dalam pengakuannya, korban merasa tidak berdaya karena kalah tenaga dan mulutnya kerap dibungkam saat mencoba berteriak meminta pertolongan.
Video pengakuan itu sengaja dibuat korban sebagai bentuk permintaan keadilan. Dia berharap kasus yang dialaminya dapat diproses secara hukum dan pelaku mendapat hukuman setimpal.
Kasus tersebut kemudian menjadi perhatian publik setelah video pengakuan korban menyebar luas di media sosial dan menuai berbagai reaksi dari netizen.
Menanggapi viralnya kasus tersebut, pihak kepolisian membenarkan telah menerima laporan resmi dari korban dan kini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polresta Cirebon Kompol I Putu Ika Prabawa mengatakan laporan terkait dugaan kekerasan seksual itu saat ini masih dalam tahap pendalaman.