CIREBON, iNews.id - Sebuah video pengakuan gadis asal Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, yang menjadi korban kekerasan seksual oleh ayah tiriviral di media sosial. Curahan hati korban ini memicu simpati sekaligus kemarahan publik.
Dalam video yang beredar luas, perempuan berinisial SPM tampak berbicara dengan suara bergetar sambil menahan tangis. Dia mengaku mengalami peristiwa memilukan tersebut sejak masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA).
Korban menyebut tindakan dugaan kekerasan seksual itu terjadi berulang kali saat dia masih berstatus pelajar. Bahkan, aksi tersebut dilakukan ketika kondisi rumah sedang ramai penghuni.
Korban mengaku sempat berusaha melawan dan menyelamatkan diri dari pelaku. Dia bahkan beberapa kali berpindah tempat tinggal demi menghindari tindakan tersebut.
Selain itu, korban juga mengaku pernah menutup akses pintu kamar menggunakan kursi dan lemari plastik karena pintu kamarnya tidak memiliki kunci yang layak. Namun berbagai upaya tersebut disebut tidak mampu menghentikan tindakan pelaku.