Ustaz Pesantren di Bandung Diduga Perkosa 12 Santriwati, Ini Kata Kuasa Hukum Terdakwa

Agus Warsudi
Ilustrasi pemerkosaan yang diduga dilakukan ustaz HW terhadap 12 santriwati. (Foto: Ilustrasi/iNews.id)

Persidangan perkara asusila ini, tutur Ira, masih dalam tahap pemeriksaan saksi-saksi. Sejauh ini, sudah ada 40 saksi yang diperiksa. "Jadi kami sudah memeriksa 40 saksi, termasuk korban, orang tua korban, didampingi juga lembaga sosial perlindungan anak, dan ada juga dinas. Inti masih pembuktian atau belum pada pokok perkaranya," tutur Ira. 

Dalam persidangan pada 21 Desember 2021 nanti, kata Ira, kuasa hukum mengkaji akan mengajukan saksi meringankan hingga ahli atau tidak. Hal itu tergantung proses persidangan. 

"Jadi memang ada hak kami nanti di bagian terdakwa, untuk memberikan saksi meringankan atau ahli. Mengenai saksi yang meringankan, kami harus menanyakan dulu ke terdakwa. Tapi karena ini belum tuntas, sehingga ketika ahli pun nanti dirasa sudah cukup nanti dari jaksa, tentu kami tidak akan menghadirkan ahli," ucapnya. 

Diberitakan sebelumnya, terdakwa ustaz HW didakwa primair melanggar Pasal 81 ayat (1), ayat (3) jo Pasal 76.D UU R.I Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 65 ayat (1) KUHP. 

Sedangkan dakwaan subsidair, Pasal 81 ayat (2), ayat (3) jo Pasal 76.D UU R.I Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Ustaz Perkosa 12 Santriwati di Bandung, Keluarga: Kebiri, Penjara Seumur Hidup! 

57 tahun lalu

Kasus Pemerkosaan Belasan Santriwati di Bandung, LPSK Menduga Ada Motif Eksploitasi Ekonomi

57 tahun lalu

Ridwan Kamil Kutuk Ustaz Cabuli Belasan Santriwati di Bandung, Minta Dihukum Berat 

57 tahun lalu

Rumah Ini Lokasi Ustaz HW Memperkosa Belasan Santriwati Pesantren di Bandung

57 tahun lalu

Total 9 Bayi Lahir dari Santriwati Korban Pemerkosaan Ustaz Pesantren di Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal