Terungkap Motif Pelaku Siram Istri dengan Air Keras di Cianjur, Ini Kata Polisi

Mochamad Andi Ichsyan
Polisi melakukan olah TKP di rumah korban penganiayaan di Kampung Munjul, Desa Sukamaju, Kecamatan/Kabupaten Cianjur. (Foto: iNewsTv/Mochamad Andi Ichsyan)

CIANJUR, iNews.id - Polisi mulai mengungkap kronologi penangkapan dan motif Abdul Latif yang menganiaya istrinya dengan cara disiram air keras hingga tewas. Hal itu diungkapkan polisi seusai melakukan olah TKP di Kampung Munjul, Desa Sukamaju, Kecamatan/Kabupaten Cianjur, Minggu (21/11/2021).

Menurut Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Septiawan Adi, awalnya mendapat laporan dari Polsek Cianjur bahwa ada kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh seorang warga negara asing (WNA). Setelah diselidiki ternyata pelaku diduga telah menganiaya korban dengan cara menyiram dengan air keras hingga hampir 80 persen tubuhnya melepuh.

"Pada saat itu kami mendapat informasi pelaku melarikan diri ke arah Tanggerang. Kami pun berkoordinasi dengan kepolisian di bandara. Alhmdulillah pelaku dapat ditangkap dan kini sedang menjalani pemeriksaan. Tadinya pelaku akan melarikan diri ke negara asalnya," kata Kasat.

Sementara korban, yakni Sarah akhirnya meninggal dunia setelah mendapat perawatan medis di rumah sakit. Saat ini polisi masih menunggu hasil autopsi dari rumah sakit.  

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku sempat mendapatkan air keras dengan cara membeli secara online. Air keras ini pun menjadi barang bukti yang disita polisi. Sebanyak 1 liter air keras di TKP sudah diamankan. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Inilah Tampang Pembunuh Istri di Cianjur, Terekam Diborgol dan Digiring Polisi

57 tahun lalu

Tunangan Dilecehkan, Pemuda di Magelang Nekat Aniaya Teman hingga Tewas

57 tahun lalu

Pemuda Muhammadiyah Demo Polres Palopo Desak Penganiaya Imam Masjid Ditangkap

57 tahun lalu

6 Jam Buron, Suami Aniaya Istri dan Mertua hingga Tewas di Mojokerto Ditangkap! 

57 tahun lalu

Bocah di Cianjur Hilang 2 Hari Ternyata Tenggelam di Sungai, Pencarian Masih Dilakukan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal