Tatarucingan Sunda Berikut Arti, Teka-teki Kocak dan Gombal

Asep Supiandi
Tatarucingan sunda menjadi salah atu karya sastra lisan yang berkembang di Tatar Pasundan. (Foto: ladiescorner.id)

b. Hayam rintit nonggéng ka langit, naon? (Ayam nungging ke langit, apa?)

Jawaban: 'ganas' atau buah nanas. Daun nanas yang keras berada di ujung atas buah, baik masih berada di pohonnya maupun ketika dijajakan. Maka diasosiasikan ibarat ayam sedang nungging ke langit.

c. Gajah tumpak béca, gedé naona? (gajah naik becak, yang besar apanya?)

Jawaban: 'bohongna' atau bohongnya. Alasannya karena tidak mungkin.

d. Diudag lumpat didagoan cicing? (Dikejar lari ditunggu diam?)

Jawaban: 'kalangkang' atau bayangan. Ketika kita lari bayangan akan mengikuti, tapi begitu berhenti bayangan juga ikut berhenti 

e. Kapas sakilo batu sakilo, lamun ditinggangkeun kana suku nyeri mana? (kapas 1 kg dan batu 1 kg kalau ditimpakan yang sakit mana?

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

8 Mitos Suku Sunda, Nomor 7 Paling Sering Dilanggar 

57 tahun lalu

Deretan Karya Sastra Termasyhur Kerajaan Kediri, Kisah Gatotkaca hingga Perang Bharatayuddha

57 tahun lalu

Sisindiran Sunda, Komunikasi Verbal Unik dengan Pesan Penuh Makna

57 tahun lalu

Keren, Dosen Unnes Lulus Doktor dengan IPK 4,00 usai Teliti Mental Anak lewat Karya Sastra

57 tahun lalu

10 Contoh Cangkriman Wancahan Beserta Jawabannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal