Tapak Tilas 2 Jalur Kereta Api Nonaktif di Indramayu dan Nilai Sejarahnya

Andrian Supendi
Bekas stasiun kereta api nonaktif jalur Jatibarang-Indramayu di Desa Lobener, Kecamatan Jatibarang. (FOTO: ANDRIAN SUPENDI)

"Jadi penumpangnya banyak, tapi pendapatannya sedikit. Maka perusahaan kereta api mengalami kerugian. Karena itu jalur Jatibarang-Indramayu ditutup," kata Ayep saat kegiatan napak tilas jalur kereta api nonaktif Jatibarang-Indramayu, Rabu (15/11/2023). 

Ayep Hanapi menyatakan, jalur kereta api Jatibarang-Karangampel yang juga telah tidak aktif di wilayah Daop 3 Cirebon. Jalur ini dibangun setelah Staatsspoorwegen sukses membangun percabangan Jatibarang-Indramayu pada 1925 dengan dasar hukum Wet 28 Februari 1920 Staatblad No 150 dari pemerintah Hindia-Belanda.

Jalur yang memiliki panjang rel 18,34 Km ini dibuka pada 1 Mei 1926. Namun, selang beberapa tahun pengoperasian, jalur ini ditutup oleh Staatsspoorwegen per 1 Oktober 1932, sebagai akibat dari krisis da depresi ekonomi besar yang dialami pemerintah Hindia Belanda.

"Jalur ini dibuka hanya sebentar. Tahun 1926 beroperasi, lalu 1932 ditutup kembali karena saat itu Pemerintah Belanda mengalami depresi ekonomi," ujar Ayep.

Di sisi lain, Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon menuturkan, PT KAI Daop 3 Cirebon mengadakan kegiatan napak tilas jalur kereta api nonaktif di Indramayu tersebut, berawal dari keinginan untuk melestarikan, mengamankan, dan mengoptimalkan pemanfaatan aset di jalur Jatibarang-Indramayu dan Jatibarang-Karangampel.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Warga Juntinyuat Indramayu Geger, Temukan Jasad Kakek 74 Tahun Membusuk di Lapangan Bola

57 tahun lalu

Panji Gumilang Beri Hormat ala Militer saat Masuk Ruang Sidang Cakra PN Indramayu

57 tahun lalu

Sidang Kedua Perkara Penistaan Agama di PN Indramayu, Panji Gumilang Bacakan Eksepsi

57 tahun lalu

6 Bulan Warga Cantigi Indramayu Dilanda Kekeringan, Air Bersih Harus Beli

57 tahun lalu

Terkait Dugaan TPPU, Bareskrim Periksa Panji Gumilang di Lapas Indramayu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal