6 Bulan Warga Cantigi Indramayu Dilanda Kekeringan, Air Bersih Harus Beli

Andrian Supendi
Bantuan air bersih diberikan kepada warga Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu. (Foto: iNews.id/Andrian Supendi)

INDRAMAYU, iNews.id - Warga Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, mengalami krisis air bersih lebih dari enam bulan. Setiap hari, warga di wilayah itu harus membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Seperti yang dikatakan Darini, salah satu warga DesaPanyingkiran Kidul, Kecamatan Cantigi, dia harus membeli dua galon air setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti memasak dan mencuci.

"Sudah enam bulan semenjak kemarau, buat kebutuhan sehari-hari beli air galon. Sehari saya ngabisin dua galon, itu buat masak aja. Segalonnya Rp5.000," kata Darini, kepada iNews.id, saat mengantre pembagian air bersih, Sabtu (11/11/2023).

Darini mengungkapkan, selama musim kemarau, pasokan air dari PDAM di rumahnya sangat kotor, sehingga tidak bisa digunakan untuk memasak.

"Buat mandi dan cuci pakaian air pam, tapi kotor airnya, jadi ya air itu buat mandi aja sama nyuci," ujar dia.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PSDK DAS Citarum Sebut Cekungan Bandung Dalam Ancaman Krisis Air Akibat Alih Fungsi Lahan

57 tahun lalu

Pengungsi Banjir Bandang di Desa Genteng Pidie Jaya Krisis Air Bersih dan Tenda

57 tahun lalu

Air Tak Mengalir Ke Rumah, Warga Mandi dari Tangki di Kantor PDAM Lubuklinggau

57 tahun lalu

5 Desa di Tegal Krisis Air Bersih Dampak Musim Kemarau, Warga Berebut Bantuan Air

57 tahun lalu

Kekeringan Dampak Kemarau Landa Bojonegoro, 31 Desa Krisis Air Bersih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal