Sejarah Gua Pamijahan Tasikmalaya, Konon Ada Lorong Menuju Makkah

Hanna Ratih Aninditya
Sejarah gua Pamijahan, Tasikmalaya merupakan destinasi wisata religi yang populer, konon terdapat lorong menuju Makkah. (Foto: disparpora.tasikmalayakab.go.id).

Tak lama setelah keduanya menikah, Syekh Abdul Muhyi bersama istrinya berangkat menuju arah barat dan sampailah mereka di daerah yang bernama Darma Kuningan. Syekh Abdul Muhyi dan istrinya menetap di sana selama tujuh tahun atas permintaan penduduk setempat.

Orang tua Syekh Abdul Muhyi yang mendengarnya langsung ikut menetap di Kuningan. Syekh Abdul Muhyi memulai usahanya mencari gua tersebut. 

Dia mulai menanam padi, namun berkali-kali belum juga berhasil. Gua tersebut akan ditemukan, ditandai jika padi yang dipanen hasilnya tidak lebih dan kurang. Artinya gua tersebut ada di sana. 

Namun, berkali-kali hasil panennya selalu melimpah. Setelah menetap tujuh tahun di sana, akhirnya Syekh Abdul Muhyi berpamitan untuk kembali melanjutkan perjalanan mencari gua. 

Kemudian sampailah di Pamengpeuk yang saat ini masih termasuk dalam wilayah Kabupaten Garut. Syekh Abdul Muhyi menetap selama satu tahun sembari menyebarkan agama Islam saat itu mayoritas penduduknya beragama Hindu. 

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mengulik Masa Kejayaan Bojonegoro di Balik Polsek Padangan Gedung Bergaya Kolonial

57 tahun lalu

Karomah Mbah Bolong, Buat Lubang di Masjid Sunan Ampel Tembus Kakbah

57 tahun lalu

Daftar Marga di Maluku, Sejarah dan Identitas Sosial

57 tahun lalu

Pesona dan Sejarah Panjang Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

57 tahun lalu

16 Doa Umroh Mabrur Lengkap Arab dan Latin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal