Tak lama setelah keduanya menikah, Syekh Abdul Muhyi bersama istrinya berangkat menuju arah barat dan sampailah mereka di daerah yang bernama Darma Kuningan. Syekh Abdul Muhyi dan istrinya menetap di sana selama tujuh tahun atas permintaan penduduk setempat.
Orang tua Syekh Abdul Muhyi yang mendengarnya langsung ikut menetap di Kuningan. Syekh Abdul Muhyi memulai usahanya mencari gua tersebut.
Dia mulai menanam padi, namun berkali-kali belum juga berhasil. Gua tersebut akan ditemukan, ditandai jika padi yang dipanen hasilnya tidak lebih dan kurang. Artinya gua tersebut ada di sana.
Namun, berkali-kali hasil panennya selalu melimpah. Setelah menetap tujuh tahun di sana, akhirnya Syekh Abdul Muhyi berpamitan untuk kembali melanjutkan perjalanan mencari gua.
Kemudian sampailah di Pamengpeuk yang saat ini masih termasuk dalam wilayah Kabupaten Garut. Syekh Abdul Muhyi menetap selama satu tahun sembari menyebarkan agama Islam saat itu mayoritas penduduknya beragama Hindu.