“Kami nekat unggah video, karena kasihan sama cucu. Pemerintah setempat memang merespons, tapi dari pusat belum ada hasil. Dari KBRI juga belum ada kabar lanjutan,” kata Imas.
Dia berharap pemerintah bertindak cepat sebelum kondisi korban makin memburuk.
“Kami hanya ingin cucu kami cepat dipulangkan dalam keadaan sehat,” ujarnya.