Selain itu agar dalam setiap pemimpin yang terpilih di Indonesia, dapat menjalankan tugas pembangunan secara patuh terhadap Kebajikan yang bersumber dari kearifan dari segenap raja, sultan dan pemangku adat sehingga tidak melenceng.
Tata kelola ekonomi merupakan tertib sirkulasi moneter yang menjadi landasan bagi masyarakat Indonesia untuk mencukupi semua kebutuhan yang meliputi kebutuhan Pokok dan kebutuhan penunjang lainnya, agar terus berputar dan mampu menjaga ketahanan bangsa untuk mempertahankan kedaulatan rakyat.
Pembangunan nasional dilaksanakan secara berkesinambungan dengan melandaskan pada pola kerja berdasar strata kebutuhan rakyat dengan bingkai Pancasila yang berkeadilan, sehingga mampu memberikan kesejahteraan dalam kondisi yang aman, nyaman dan kebahagiaan.
Di bagian lain, Ketua Umum DPP KNPI M Ryano Panjaitan mengatakan, amanah tersebut selanjutnya akan diberikan kepada para pemangku kebijakan. Setiap komponen bangsa ini bisa memiliki peran yang sama.
"Bismillahirohmanirohim, kami akan sampaikan amanah ini kepada para pemangku kebijakan, terutama dari sisi kepemudaan. Karena konsep hari ini sebetulnya adalah rakernas dan musyawarah agung ini memastikan peran pemuda sebagai tulang punggung masa depan," katanya.
Pemuda sebagai tulang punggung masa depan, juga tidak akan pernah melupakan masa lalu. KNPI sebagai basis kepemudaan, tidak akan melupakan sejarah masa lalu. Raja dan sultan adalah bagian dari masa lalu Indonesia yang harus diingat keberadaannya pada saat ini.
"Pemuda juga harus memiliki rasa nasionalis, keagamaan, dan nilai nilai luhur lainnya yang terkandung dalam Pancasila. Pemuda harus mandiri secara ekonomi, sehingga bonus demografi Indonesia pada 2030 tidak menjadi boomerang demografi," ucap dia.