"Kami juga akan menambah personel untuk melakukan patroli dan penyekatan pada malam hari raya dengan memutarbalikkan kendaraan yang memaksakan diri untuk takbir keliling. Petugas juga akan disiagakan di titik rawan macet dan daerah rawan terjadi penyakit masyarakat," ujar AKBP Doni Hermawan.
Bupati Cianjur Herman Suherman juga meminta warga untuk tidak menggelar takbir keliling pada malam Hari Raya Kurban. Takbiran menyambut Idul Adha 1443 Hijriah cukup di masjid dan musala sekitar tempat tinggalnya masing-masing, sebagai upaya mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.
"Saya minta cukup menggelar takbir di masjid tempat tinggalnya masing-masing, karena takbir keliling dengan konvoi kendaraan dapat berisiko terjadinya hal yang tidak diinginkan," kata Bupati Cianjur.