Pilu, Ibu asal Tanjung Priok Jakarta Ini Curhat ke Dedi Mulyadi, Dianggap Najis oleh Anak Kandung

Agus Warsudi
Mursiah, curhat kepada Dedi Mulyadi. Dia sedih karena dianggap najis oleh anak kandung lantaran berbeda aliran dalam memahami agama. (FOTO: ISTIMEWA)

Baru lebaran kali ini anak bungsu tersebut datang untuk bertemu. Itupun, ujar Mursiah, sang anak bungsu harus beberapa kali ditelepon dan dimarahi oleh kakak-kakaknya.

“Saya gak tahu kenapa sampai seperti itu, beda aliran. Salaman tidak mau. Saya selawatan tidak boleh. Dengar yang nyanyi tidak boleh. Gak boleh tahlil. Gak boleh yasinan,” ujarnya.

“Waktu satu rumah juga saya nonton TV tidak boleh. Saya mau cuci pakai mesin cuci gak boleh campur katanya. Jadi saya pakai ember khusus. Jemur juga dipisah,” tutur Mursiah, sedih.

Selain anak bungsu, anak pertamanya yang seorang perempuan juga tak pernah menemuinya lagi. Anak pertama itu menikah dan kini tinggal di Lampung.

“Anak pertama di Lampung ikut aliran itu, sama. Mantu saya kalau lagi sholat, saya di belakangnya ikut jadi makmum, langsung berhenti. Mungkin bukan satu aliran, saya najis kali. Sudah lama sekali tidak ketemu anak yang perempuan. Saya pernah ke sana, barang-barang dibuangin,” ucapnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geram Lihat Waduk Cirata Penuh Sampah, Dedi Mulyadi: Ini Mah Bukan Danau tapi Septic Tank

57 tahun lalu

Esensi Idul Fitri bagi Dedi Mulyadi, Memaafkan Lebih Berat daripada Minta Maaf

57 tahun lalu

Tanggapi Polemik Tri Suaka-Zinidin Zidan, Ini Pesan Dedi Mulyadi

57 tahun lalu

Kisah Pilu Bocah Penderita Tulang Rapuh di KBB Berjuang Temui Dedi Mulyadi demi Biaya Pengobatan

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Marahi Anggota Dewan di Pasar Tradisional, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal