Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dedi Mulyadi Tiba-tiba Marahi Anggota Dewan di Pasar Tradisional, Ada Apa?
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Pilu Bocah Penderita Tulang Rapuh di KBB Berjuang Temui Dedi Mulyadi demi Biaya Pengobatan

Sabtu, 23 April 2022 - 11:26:00 WIB
Kisah Pilu Bocah Penderita Tulang Rapuh di KBB Berjuang Temui Dedi Mulyadi demi Biaya Pengobatan
M Gifar Nurhakim ditemani ibunya bertemu idola Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang. (FOTO: ISTIMEWA)
Advertisement . Scroll to see content

SUBANG, iNews.id - Hidup Muhammad Gifar Nurhakim, bocah yang tinggal di Kampung Kebon Awi, RT 2 RW 6, Desa Mekarsari, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), sungguh pilu. Sejak lahir hingga kini berusia 7 tahun, Gifar harus merasakan penderitaan, mengidap penyakit langkah, tulang rapuh.

Menurut sang ibu, Gifar mengidap penyakit tulang rapuh sejak lahir. Akibat penyakit itu, Gifar tak seceria anak-anak seusianya. Dia lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Pertumbuhan tubuhnya pun terganggu. Sehingga, di usianya yang 7 tahun, tubuh Gifar seperti balita berusia lima tahun. 

Sejak empat tahun lalu pengobatan di RS Hasan Sadikin (RSHS) harus terhenti karena terkendala biaya dan jarak yang cukup jauh. “Asalnya berobat di RSHS tapi gak diteruskan karena gak ada untuk bayar bulanan BPJS. Berobat tergantung dokter kadang tiga hari sekali, jauh, dan gak ada biaya karena pakai (kendaraan) umum,” kata sang ibu.

Orang tua Gifar sangat berharap anaknya itu sembuh, tumbuh seperti anak-anak lain. Begitu pula Gifar, memiliki semangat sama untuk sembuh. Harapan muncul saat Gifar mengidolakan Dedi Mulyadi, anggota DPR RI.

Muhammad Gifar Nurhakim kerap menonton video Kang Dedi Mulyadi melalui YouTube atau platform media sosial lainnya. Suatu ketika, Gifar mengaku sangat ingin bertemu Dedi Mulyadi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut