Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tanggapi Polemik Tri Suaka-Zinidin Zidan, Ini Pesan Dedi Mulyadi
Advertisement . Scroll to see content

Esensi Idul Fitri bagi Dedi Mulyadi, Memaafkan Lebih Berat daripada Minta Maaf

Selasa, 03 Mei 2022 - 19:18:00 WIB
Esensi Idul Fitri bagi Dedi Mulyadi, Memaafkan Lebih Berat daripada Minta Maaf
Wakil ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi. (Foto: ISTIMEWA)
Advertisement . Scroll to see content

PURWAKARTA, iNews.id - Umat Islam di Indonesia dan dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah. Satu hal yang disarankan saat Idul Fitri adalah saling memaafkan agar hubungan antarsesama manusia kembali harmonis dan nilai fitrah atau suci dapat diraih.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi mengatakan, setelah satu bulan berpuasa saatnya masyarakat menyambut hari kemenangan di Hari Raya Idul Fitri atau lebaran.

“Pada akhirnya perjalanan Ramadhan mengantarkan kita ke hari di mana harus bersih hatinya, memaafkan sesama dan mau meminta maaf. Memaafkan lebih berat dari minta maaf,” kata Kang Dedi melalui rilis resmi yang diterima iNews.id, Senin (2/5/2022).

Kang Dedi menyatakan, seseorang yang merasa memiliki salah pasti meminta maaf. Berbeda dengan orang yang merasa paling benar sehingga selalu sulit untuk memaafkan.

“Sifat jelek itu bukan merasa salah, tapi merasa benar. Orang buruk bukan melakukan kesalahan, tapi orang buruk itu yang tidak mau mengakui kesalahan sehingga menganggap dirinya paling benar,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut