Hendra menjelaskan, meski cerita tentang Sunda Empire yang disebarkan ketiga tersangka tak masuk akal, tetapi kelompok Sunda Empire berhasil menggaet 1.000 anggota. Para anggota Sunda Empire tersebut tak hanya berdomisili di Kota Bandung, tetapi tersebar di beberapa daerah di Indonesia.
Namun kelompok ini tak memiliki markas atau keraton. "(anggota Sunda Empire) ada di Lampung dan Aceh," ujar Hendra.
Sampai saat ini polisi masih mendalami motif kelompok Sunda Empire yang semakin aktif sejak 2018-2019 lalu. Mereka tercatat empat kali menggelar kegiatan di gedung Isola, Kampus Universitas Pendidikannya Indonesia (UPI), Jalan Setiabudi, Kota Bandung.
Sunda Empire juga menggelar kegiatan di Lapangan Gasibu pada 2018. Untuk menggelar pertemuan dan pengadaan seragam ala militer, setiap anggota wajib menyetorkan iuran dana.
Namun Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga Waskitoroso mengatakan, pihaknya masih mendalami soal iuran yang dipungut dari anggota Sunda Empire.