Meski menunjukkan progres positif, tim medis RSHS masih harus melakukan penanganan berlapis mengingat luka fisik korban yang cukup parah. Tim dokter gabungan lintas spesialisasi pun telah resmi dibentuk.
"Tim dokter dari spesialis bedah plastik, spesialis mata, dan ahli gizi telah dibentuk untuk melakukan pemulihan secara komprehensif. Tindakan operasi lanjutan akan segera kami lakukan setelah kondisi umum dan psikis korban benar-benar stabil," urai dr Fitra Hergayana.
Pihak keluarga korban kembali menegaskan tuntutan mereka agar pelaku dihukum seadil-adilnya dan sekeras-kerasnya atas cacat permanen yang diderita Yuvita.
Menutup kunjungannya, KSP Dudung Abdurachman mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kepekaan sosial di lingkungan masing-masing. Warga diminta tidak ragu untuk segera melapor ke ketua RT, RW, maupun aparat kepolisian terdekat jika menemukan aktivitas atau penyekapan yang mencurigakan di sekitar tempat tinggal mereka.