"Ya, kalau pemerintah sudah memutuskan begitu, maka perusahaan harus mengikuti," ujarnya.
Diakuinya, imbas pandemi Covid-19 begitu dirasakan semua perusahaan yang ada di Cimahi. Aktivitas ekspor ke berbagai negara masih terhambat dengan kebijakan lockdown. Rata-rata perusahaan beroperasi hanya untuk mempertahankan dan berusaha agar gaji karyawan tetap terbayarkan.
"Pasar ekspor belum pulih benar, rata-rata masih di 50 persen. Bisnis masih susah, tapi tetap berjalan agar karyawan bisa digaji," ucapnya.