Pemerintah Minta Daerah Hapus BBN 2 dan Pajak Progresif, Ini Sikap Bupati Bandung Barat

Adi Haryanto
Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan. (Foto: iNews.id/Adi Haryanto)

"Perizinan jangan dibuat lama agar investor juga semangat menanamkan modalnya di KBB. Intinya PAD harus terus digenjot, memang ada yang turun tapi ada juga yang naik," tutur dia.

Pada 2023, kata Hengki Kurniawan, Pemda KBB menargetkan realisasi total pajak dan retribusi sebesar Rp539 miliar. 

Jumlah tersebut bertambah hampir Rp60 miliar dibandingkan target realisasi pajak 2022 lalu yang hanya sebesar Rp480 milar. Salah satu yang digenjot adalah dari Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) KBB Duddy Prabowo mengatakan, untuk meningkatkan PAD itu, Bapenda telah menyiapkan beberapa strategi.

"Seperti stimulus, penghapusan denda, dan pemberian diskon PBB-P2 bagi wajib pajak (WP) sebesar 15 persen," kata Duddy Prabowo.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan di Cililin KBB, Angkot Oleng Tabrak Tiga Motor, 3 Orang Luka

57 tahun lalu

Open Bidding Sekda KBB Terus Berjalan di Tengah Polemik, DPRD Panggil BKPSDM

57 tahun lalu

Kasus Stunting di KBB 27,30 Persen, Lebih Tinggi dari Prevalensi Nasional dan WHO

57 tahun lalu

Diduga Kehabisan Oksigen, Warga Cipongkor KBB Mati Lemas di Sumur

57 tahun lalu

Tradisi Papajar Jelang Puasa di KBB Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal