Pemerintah Minta Daerah Hapus BBN 2 dan Pajak Progresif, Ini Sikap Bupati Bandung Barat

Adi Haryanto
Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan. (Foto: iNews.id/Adi Haryanto)

Ketika ada pendapatan yang berkurang atau tidak mencapai target, diharapkan bisa tertutupi oleh potensi lain. Salah satunya dari pemasukan retribusi daerah. 

Orang nomor satu di KBB ini telah meminta Bapenda KBB agar jadi koordinator pendapatan supaya lebih terarah. Misalnya memetakan wilayah yang NJOP-nya naik, salah satunya kawasan Kota Baru Parahyangan. 

Kemudian dari beroperasinya Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) harapannya dapat memunculkan wajib pajak baru. 

"Saat ini PAD dari restoran dan hotel cukup bagus. Ke depan properti juga punya potensi sangat bagus di KBB dan itu bisa jadi penyumbang PAD potensial. Sebab BPHTB masih jadi penyumbang PAD terbesar di KBB," ujar Hengki.

Bupati Bandung Barat meminta perizinan bagi investor dipermudah oleh Dinas Perkim, PUTR, dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan di Cililin KBB, Angkot Oleng Tabrak Tiga Motor, 3 Orang Luka

57 tahun lalu

Open Bidding Sekda KBB Terus Berjalan di Tengah Polemik, DPRD Panggil BKPSDM

57 tahun lalu

Kasus Stunting di KBB 27,30 Persen, Lebih Tinggi dari Prevalensi Nasional dan WHO

57 tahun lalu

Diduga Kehabisan Oksigen, Warga Cipongkor KBB Mati Lemas di Sumur

57 tahun lalu

Tradisi Papajar Jelang Puasa di KBB Diusulkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal