Pemerintah Harus Ekstra Hati-hati Terapkan Belajar Tatap Muka pada Januari 2021

Adi Haryanto
Ilustrasi belajar tatap muka di sekolah. (Foto Antara)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Pemerintah diminta ekstra hati-hati dalam menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) bagi siswa berbagai jenjang pendidikan di sekolah. Jangan sampai PTM menjadi klaster baru penularan Covid-19.

Pasalnya, angka kasus Covid-19 di hampir semua daerah di Indonesia masih tinggi sehingga sangat berisiko ketika belajar tatap muka dipaksakan digelar Januari 2021.

"Pembelajaran tatap muka ini harus jadi pemikiran semua pihak. Mesti bener-bener aman. Jangan sampai justru malah jadi klaster penyebaran baru," kata anggota Komisi X DPR RI Rian Firmansyah di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (2/1/2021).

Dia mengemukakan, Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka, harus dikaji secara mendetail.

Apalagi, ujarnya, muncul wacana akan menerapkan kebijakan sekolah tatap muka di pertengahan Januari 2021 ini. Semuanya tetap harus mempertimbangkan kondisi kekinian pandemi Covid-19 di daerah masing-masing. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wali Kota Bandung Hati-hati Ambil Keputusan soal Pembelajaran Tatap Muka

57 tahun lalu

Forum Orang Tua Siswa Tolak Belajar Tatap Muka di Jabar Awal 2021

57 tahun lalu

Belajar Tatap Muka Digelar di Purwakarta, Ini Aturan yang Harus Diketahui Orang Tua

57 tahun lalu

Belajar Tatap Muka di Purwakarta 11 Januari 2020, Ini Respons Orang Tua

57 tahun lalu

Mendikbud Izinkan Pembelajaran Tatap Muka, Ini Syaratnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal